epilog

An analog focus system by Alinea

Not everything deserves your attention

Epilog memindahkan prioritas utama keluar dari layar, agar yang penting tetap terlihat tanpa ikut berteriak.

HOW IT WORKS

WHY EPILOG

Most productivity tools help you manage more.

Epilog asks you to choose less.

Because everything cannot be important at once.

Because done shouldn’t disappear.

Because finishing deserves more space than organizing.

Because what stays visible is harder to ignore.

One-Month Card Set

Start From IDR 110.000

One-Quarter Card Set

Start From IDR 150.000

Small-batch production. Designed to be used, finished, and kept.

FAQ

= Epilog sebenarnya buat apa?

Buat bantu kamu melihat apa yang perlu dikerjakan sekarang, apa yang bakal menyusul, dan apa yang masih bisa menunggu.

Bukan untuk mengatur seluruh hidup kamu, kami nggak seambisius itu.

Nggak. Cukup tulis, taruh, kerjakan, coret. Pindahkan kalo perlu.

Kalo sebuah sistem produktivitas butuh tutorial 47 menit cuma buat digunakan, mungkin kita baru saja menciptakan sebuah pekerjaan baru.

Secara teknis: unlimited.

Nggak ada baterai, charger, firmware update, subscription, cloud sync, atau notifikasi.

Kalo suatu hari Epilog meminta update software, tolong segera hubungi kami. Karena jujur itu di luar rencana kami dan kayaknya ada yang salah.

et awal dirancang untuk kurang lebih sebulan penggunaan, dengan:

36 Now – 6 Next – 4 Later – 1 Manual Guide – 1 Closing Card

Tentu kecepatannya akan berbeda tergantung cara kamu menggunakan Epilog. Kami nggak akan mengirim auditor untuk mengecek konsumsi kartu harian kamu.

Jangan dibuang. Masukin lagi aja ke packaging-nya dan simpan sebagai arsip. Beberapa bulan kemudian, yang awalnya cuma to-do list bisa berubah jadi catatan kecil tentang apa yang pernah memenuhi hari-hari kamu.

Sedikit sentimental untuk sebuah tumpukan kertas? Mungkin. Kami suka begitu.

Yoi. Kami milih proses 3D printing karena memungkinkan Epilog dibuat dalam batch kecil, dikembangkan dengan cepat, dan terus disempurnakan tanpa harus memproduksi ribuan unit hanya demi terlihat seperti perushaan besar.

Ke depannya kami berencana untuk menggunakan plastik daur ulang dalam pembuatan Epilog, doain aja bisa segera terwujud.

Karena ide menggunakan benda fisik untuk mengatur pekerjaan jelas bukan sesuatu yang baru.

Analog productivity sudah ada jauh sebelum kami, dan kemungkinan masih akan ada jauh setelah kami.

Epilog lahir dari referensi, kebiasaan, produk, dan sistem yang kami kagumi, terus kami interpretasikan lewat cara kerja, kebutuhan, bentuk, kartu, sistem arsip, dan sudut pandang kami sendiri.

Kami nggak tertarik berpura-pura menemukan konsep “menulis tugas di atas kertas”, yang ingin kami buat adalah versi yang terasa benar bagi kami untuk digunakan setiap hari.

Boleh banget. Seriously.

Kalo kamu punya printer, bisa mendesain sendiri, mau bereksperimen dengan ukuran, toleransi, sudut, divider, kartu, dan packaging, go for it!

Epilog dibuat untuk orang yang nggak mau ngejalanin seluruh proses itu dan lebih memilih menerima sistem yang sudah kami pikirkan, uji, revisi, dan siap dipake.

Kami cuma menjual hasil akhirnya, nggak memonopoli konsepnya.

You’ve read this far. Might as well finish something.

Epilog dibuat untuk membantu kamu memilih apa yang perlu dikerjakan sekarang dan membiarkan sisanya menunggu.

© alineaobjects 2026. All Rights Reserved.

Pesananmu sudah berhasil terkirim!

Silakan tunggu informasi selanjutnya terkait pesananmu, ya. Terima kasih!